Mengapa Memilih Kami
Sekolah Islam Unggulan Berbasis Sains
Mengintegrasikan Sains, Iman, dan Teknologi untuk Masa Depan
KEUNGGULAN SAINS
Pembelajaran berbasis riset, eksperimen, dan teknologi.
PRESTASI UNGGUL
Mendorong potensi terbaik di akademik dan non akademik
AKHLAK MULIA
Membentuk generasi berakhlak mulia dan berjiwa pemimpin
TENTANG SMA PLUS CORDOVA
Global Intellectual, Survive Morals and Achievement
SMA Plus Cordova merupakan sekolah yang berbasis pesantren berada di bawah naungan Yayasan Ponpes Mabadi'ul Ihsan & Daar Al Ihsan. SMA Plus Cordova menjadi lembaga pendidikan islam modern lengkap dengan berbagai fasilitas. Sebagai sekolah berbasis pesantren modern yang inspiratif dan inovatif SMA Plus Cordova berupaya mencetak generasi yang rabbani, qur'ani, mandiri dan berprestasi.
Global Intellectual
Siap berkiprah di panggung global.
Survive Morals
Tangguh dalam menjaga nilai-nilai moral.
Achievement
Berprestasi dalam berbagai bidang.
Program Pendidikan
Kami merancang kurikulum yang mengintegrasikan nilai-nilai pesantren dengan standar pendidikan global.
CORDOVA EXCELLENT CLASS
Kelas Khusus Olimpiade mengimplementasikan perpaduan Kurikulum Merdeka (Deep Learning) dengan fokus persiapan Olimpiade Sains Nasional (OSN).
REGULER SAINS CLASS
Kelas dengan fokus pada Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA), mengasah kemampuan analitis dan praktikum berstandar tinggi.
Informasi & Artikel
SMA PLUS CORDOVA
Ikuti perkembangan terbaru dan berbagai kegiatan menarik di SMA Plus Cordova
Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Warga Yayasan Mabadiul Ihsan – Daar Al Ihsan Gelar Pengajian Bersama
BANYUWANGI – Suasana penuh kekhidmatan dan kebersamaan menyelimuti seluruh warga Yayasan Mabadiul Ihsan – Daar Al Ihsan pada Kamis, 27 Agustus 2026. Ratusan warga yayasan dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SMP dan SMA Plus Cordova, MTS dan MA Mabadiul Ihsan hingga SMK Cordova, berkumpul dalam satu tujuan mulia: memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H dengan penuh cinta dan keteladanan. Kegiatan tahunan ini bukan sekadar seremonial keagamaan, melainkan momen strategis untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah serta menanamkan nilai-nilai akhlak mulia kepada seluruh peserta didik dan tenaga pendidik. Kebersamaan seluruh warga yayasan dalam acara tersebut menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menumbuhkan kecintaan yang mendalam kepada Rasulullah SAW. Inspirasi Ustaz Alil Wafa Puncak acara peringatan Maulid Nabi diisi dengan mauidhoh hasanah yang disampaikan oleh Ustaz Alil Wafa, M.Pd. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak seluruh hadirin untuk tidak sekadar merayakan kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga menghidupkan sunnah-sunnah beliau dalam setiap aspek kehidupan. Beliau menyampaikan berbagai nasihat dan keteladanan Rasulullah SAW yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya bagi para pelajar dan pendidik.Beliau juga menyoroti pentingnya menjadikan akhlak Nabi sebagai fondasi utama dalam menuntut ilmu, terutama di era modern yang penuh dengan berbagai tantangan dan godaan. Melalui peringatan Maulid Nabi, seluruh warga Yayasan Mabadiul Ihsan – Daar Al Ihsan diajak untuk tidak hanya mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga meneladani akhlak, perjuangan, kesabaran, dan sifat-sifat mulia beliau dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam lingkungan pendidikan.Nasihat Maulid Sangat BerkesanSalah satu peserta yang tampak serius menyimak jalannya pengajian adalah Deven Pranadygtia Muskawirya, siswa SMA Plus Cordova. Bagi Deven, momen Maulid Nabi kali ini memberikan kesan yang sangat mendalam dan berbeda dari peringatan sebelumnya."Saya sangat terkesan dengan nasihat-nasihat yang disampaikan Ustaz Alil Wafa dalam acara ini. Beliau tidak hanya bercerita tentang sejarah Nabi, tetapi juga memberikan contoh-contoh nyata bagaimana kami sebagai pelajar bisa menerapkan sifat sabar, disiplin, dan rendah hati di sekolah maupun di rumah. Ini benar-benar membuka mata saya bahwa meneladani Rasul itu bukan sekadar teori, tapi harus kita praktikkan setiap hari," ungkap Deven dengan penuh semangat.Siswa SMA Plus Cordova ini juga mengaku termotivasi untuk lebih giat belajar, menjaga sikap terhadap guru, serta menjadi pribadi yang bermanfaat bagi teman-teman dan lingkungan sekitarnya. Maulid yang Spesial Tidak hanya siswa, para pendidik juga merasakan atmosfer spiritual yang kuat dalam peringatan Maulid tahun ini. Vita Rohmatin, salah seorang guru SMA Plus Cordova, menilai bahwa penyelenggaraan acara pada bulan Agustus memberikan energi tersendiri."Acara semarak Maulid Nabi tahun ini terasa sangat spesial karena masih berada di bulan kemerdekaan, yaitu bulan Agustus. Kami bisa menyelaraskan semangat perjuangan para pahlawan dengan semangat perjuangan Rasulullah SAW dalam menegakkan nilai-nilai kebenaran. Ini menjadi pelajaran berharga bagi anak-anak didik kami, khususnya di SMA Plus Cordova, bahwa cinta tanah air dan cinta kepada Rasul itu tidak bertentangan, justru saling menguatkan," tutur Vita Rohmatin dengan penuh haru.Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus menjadi agenda rutin yang menghidupkan nilai-nilai spiritual di lingkungan yayasan. Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh kebersamaan hingga akhir.Komitmen YayasanPeringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H ini menjadi bukti nyata komitmen Yayasan Mabadiul Ihsan – Daar Al Ihsan dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga berkarakter dan berakhlakul karimah. Dengan melibatkan seluruh elemen — dari guru, tenaga kependidikan, hingga siswa — yayasan terus mengupayakan lingkungan pendidikan yang islami, inklusif, dan inspiratif. Dengan semangat meneladani Rasulullah SAW, keluarga besar Yayasan Mabadiul Ihsan – Daar Al Ihsan terus berkomitmen menjadikan pendidikan tidak hanya sebagai sarana pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai wadah pembentukan generasi yang berilmu, berkarakter, dan berakhlakul karimah. Semoga kegiatan ini membawa berkah dan menjadi pijakan untuk terus berkontribusi bagi agama, bangsa, dan negara. (Risfi)
Lihat Berita
SISWA BERPRESTASI SMA PLUS CORDOVA
Dalam prakteknya, kunci sukses dapat dipraktekkan dengan memposisikan doa sebagai langkah pertama, karena "usaha tanpa doa itu sombong" apapun yang kita lakukan saat ini merupakan kehendak dari yang maha kuasa. Untuk itu kita harus senantiasa memanjatkan doa nanti allah kabulkan. رَبُّكُمُ ادۡعُوۡنِىۡۤ اَسۡتَجِبۡ لَـكُمۡؕ Kedua ialah berusaha karena "berdoa tanpa berusaha itu adalah bohong" usahakanlah apa saja hal yang kita inginkan didunia ini. وَقُلِ ٱعْمَلُوا۟ فَسَيَرَى ٱللَّهُ عَمَلَكُمْ وَرَسُولُهُۥ وَٱلْمُؤْمِنُونَKetiga ialah cita-cita. Setiap manusia didunia pasti memiliki keinginan, tujuan dan harapan. Karena katanya, Bercita-citalah setinggi langit karena kalau kamu jatuh, kamu akan jatuh diantara bintang-bintang.Dan yang terakhir ialah Alat yang dalam hal ini dimaksudkan Sarana prasarana. SMA PLUS CORDOVA merupakan lembaga pendidikan berbasis internasional, islamic dan Intercultural. dapat menjadi Sarana dan prasarana yang tepat untuk meraih kesuksesan.
Lihat Berita
Siswa SMA Plus Cordova Berprestasi, Jadi Paskibra Kecamatan Tegalsari dan Yayasan
Banyuwangi – Kabar membanggakan datang dari SMA Plus Cordova. Sebanyak 11 siswa berhasil dipercaya menjadi pasukan pengibar bendera (Paskibra) pada upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke 81. Dari 11 siswa tersebut, 4 di antaranya lolos seleksi ketat dan menjadi anggota Paskibra Kecamatan Tegalsari. Mereka adalah M. Alvin Revananda, Afan Maulana, Ahmad Muhajir, dan Moh. Wildan. Sementara 7 siswa lainnya mendapat kepercayaan menjadi Paskibra Yayasan. Keberhasilan ini tidak datang begitu saja. Para siswa harus melewati proses panjang, mulai dari seleksi calon anggota, latihan baris-berbaris, pembentukan mental dan fisik, hingga pemantapan akhir. Semua dijalani dengan penuh kedisiplinan dan semangat.Di tingkat kecamatan, keempat siswa SMA Plus Cordova bahkan dipercaya mengemban peran penting. Mereka terlibat dalam Tim 8 pengibar bendera hingga posisi pemimpin pasukan. Ini membuktikan bahwa kualitas dan tanggung jawab mereka diakui. Rasa Syukur Afan Maulana, salah satu siswa yang lolos menjadi Paskibra Kecamatan Tegalsari, mengaku sangat bersyukur. Baginya, ini adalah pengalaman yang tidak akan pernah terlupakan. "Saya merasa sangat bangga dan bersyukur bisa menjadi bagian dari Paskibra Kecamatan Tegalsari. Semua rasa lelah saat latihan, panas-panasan, dan pengorbanan waktu terbayar lunas. Saat bendera berkibar, rasanya merinding. Saya bangga bisa berkontribusi untuk negara," ujar Afan. Afan juga menceritakan bahwa latihan Paskibra mengajarkannya banyak hal. Selain fisik yang kuat, ia belajar tentang kerja sama, kesabaran, dan pantang menyerah. Meski harus membagi waktu dengan kegiatan belajar di SMA Plus Cordova yang padat, semuanya bisa dijalani dengan baik. Apresiasi Sekolah Kepala SMA Plus Cordova, Fuad Nirwantoro, mengaku sangat bangga dengan pencapaian anak didiknya. Menurutnya, ini adalah bukti bahwa generasi muda masih memiliki rasa nasionalisme yang tinggi. "Saya sangat bangga terhadap semua siswa yang berhasil menjadi paskibra, baik di Kecamatan Tegalsari maupun di Paskibra Yayasan. Keterlibatan mereka ini merupakan bukti nyata bahwa rasa nasionalisme masih tumbuh subur di kalangan anak-anak Gen Z," ungkap Fuad. Fuad menambahkan, sebagai School of Sains, SMA Plus Cordova tidak hanya fokus pada akademik. Pihaknya ingin mencetak generasi yang seimbang, unggul dalam ilmu pengetahuan sekaligus memiliki karakter dan jiwa cinta tanah air. "Kami ingin siswa-siswi kami tidak hanya pintar di kelas. Melalui Paskibra, mereka belajar disiplin, kepemimpinan, dan mencintai Indonesia. Ini sejalan dengan motto kami, 'Survive Morals, Global Intellectual'," tegasnya. Keterlibatan dalam Paskibra memang bukan sekadar seremoni. Ini adalah proses pembentukan karakter yang mengajarkan kerja sama, ketepatan waktu, dan kekompakan. Nilai-nilai ini akan menjadi bekal berharga bagi masa depan para siswa. Dengan prestasi ini, SMA Plus Cordova semakin membuktikan diri sebagai School of Sains yang tidak hanya melahirkan siswa cerdas, tetapi juga generasi berkarakter dan cinta tanah air. Selamat kepada para pahlawan muda pengibar bendera! (Risfi)
Lihat Berita
MPLS Ramah SMA Plus Cordova, Anti Bullying dan Vape
Tiga hari penuh keceriaan. Itulah yang terasa dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Plus Cordova. Kegiatan yang berlangsung 16-18 Juli 2026 ini mengusung tema besar: MPLS Ramah. Bebas bullying. Anti rokok dan vape .Upacara pembukaan digelar di aula atas, dihadiri seluruh unit pendidikan di bawah naungan Yayasan Ponpes Mabadiul Ihsan Darul Ihsan. Suasana khidmat namun tetap hangat. Kepala Sekolah SMA Plus Cordova, Fuad Nirwantoro, menjelaskan bahwa tahun ini pihaknya merancang kegiatan yang benar-benar berbeda."MPLS 2026 kami desain agar ramah dan menyenangkan. Tidak ada ruang untuk perpeloncoan. Kami ingin anak-anak merasa aman sejak hari pertama," ujarnya.Materi yang disampaikan pun menarik dan interaktif. Mulai dari Wawasan Wiyata Mandala, kepemimpinan, literasi digital, hingga tata tertib dan visi misi sekolah. Yang paling ditekankan adalah pengembangan diri dan budaya positif sekolah, serta cara pencegahan bullying .Salah satu peserta, M. Wildan Aminin, mengaku sangat menikmati setiap sesi. "Saya jadi lebih kenal lingkungan sekolah. Saya lebih tahu tentang visi misi, budaya positif, dan tata tertib yang berlaku di sini," katanya dengan antusias.Alhamdulillah, MPLS tahun ini berjalan lancar. Anak-anak mengaku tidak ada perlakuan yang tidak menyenangkan. Tidak ada yang mengarah pada bullying. SMA Plus Cordova di Jalan K.H. Achmad Musayyidi, Karangdoro, Tegalsari, Banyuwangi ini membuktikan bahwa pengenalan sekolah bisa dilakukan dengan cara yang ramah dan inspiratif . Selamat bergabung, siswa baru!
Lihat BeritaPencapaian
Prestasi Siswa
Juara Bupati Cup I Bondowoso
Prestasi Gemilang di Ajang BUPATI CUP 1 BONDOWOSOSMA PLUS CORDOVA kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang olahraga. Dua siswa terbaik berhasil meraih Medali Emas dalam ajang Bondowoso Open Karate (BUPATI CUP 1 BONDOWOSO), sebuah kompetisi karate yang menjadi wadah bagi para atlet muda untuk menunjukkan kemampuan, disiplin, dan semangat sportivitas.Adapun siswa yang berhasil mengharumkan nama sekolah adalah:Ahmad Satrio Wicaksono – Peraih Medali EmasM. Iqbal Imansyah – Peraih Medali EmasPrestasi ini menjadi bukti nyata bahwa siswa SMA PLUS CORDOVA tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu berprestasi di bidang non-akademik, khususnya olahraga karate. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh peserta didik untuk terus mengembangkan potensi, berani berkompetisi, serta menjunjung tinggi nilai-nilai disiplin, kerja keras, dan sportivitas.Seluruh keluarga besar SMA PLUS CORDOVA mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ahmad Satrio Wicaksono dan M. Iqbal Imansyah atas pencapaian yang luar biasa ini. Semoga prestasi yang diraih menjadi langkah awal menuju kesuksesan yang lebih besar di tingkat regional, nasional, maupun internasional.
Informasi
Pengumuman Sekolah
Undangan Ngaji Bersama Pengasuh
Istighosah Bersama dan Rapat Kerja Dewan Guru serta Tenaga Kependidikan SMA Plus Cordova Tahun Pelajaran 2026/2027
Libur Semester Genap TA 2025/2026
Agenda
Kegiatan Sekolah & Siswa
MENYAMBUT KEDATANGAN SANTRI BARU YAYASAN PONPES MIHA - DAI
CAPACITY BUILDING
Capacity Building merupakan kegiatan pengembangan diri yang dirancang untuk meningkatkan karakter, kepemimpinan, kemampuan berkomunikasi, serta kerja sama antar siswa.
Pengembangan Diri
Ekstrakurikuler
English Club
Robotica
Merajut
Multimedia & Jurnalistik
Cerita Sukses & Pengalaman
Kebanggaan terbesar kami adalah melihat kesuksesan alumni dan senyum kepuasan orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya di sini.
Apresiasi & Prestasi
Karya Siswa
Kami mengapresiasi dan menampung karya-karya kreatif siswa, baik dalam bentuk proyek seni, penelitian, maupun konten multimedia yang inspiratif.
Kampus Alumni
Where are they now?
Lulusan SMA Plus Cordova telah tersebar dan melanjutkan pendidikan di berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta terkemuka.